A

A

PULSAGRAM Tempat Deposit Pulsa

Pulsagram merupakan sebuah tempat untuk deposit dan mengembangkan bisnis perdagangan pulsa Online, Pulsagram dibawah PT Bimasakti Multiweath yang bergerak dalam bisnis pulsa.

OKTAFX Broker Forex Dengan Spread O.1 Pips

OctaFX adalah broker forex yang diakui di seluruh dunia. OctaFX menyediakan layanan broker forex untuk klien di lebih dari 100 negara di dunia..

Instaforex Broker

Perusahaan InstaForex memberikan layanan trading mata uang secara lengkap di pasar forex keuangan Internasional. Arah kerja perusahaan utamanya adalah: Memberikan layanan investasi yang berkualitas yang ditujukan untuk mendapatkan keuntungan spekulatif pada pasar keuangan internasional.

Desa Jatisarono

Jatisarono adalah sebuah desa di tepian sungai progo, jatisarono ini wilayahnya terbentang di sebelah Timur pegunungan menoreh.

Jayabhaya Dot Com

Website dengan terobosan baru yang akan memberikan informasi Bisnis dan Gaya hidup Modern, Selamat datang dan selamat bergabung dengan Komunitas Bisnis Masa Depan.

Tank Leopard Merusak Jalan?

Akhir akhir ini banyak anggapan bahwa sebuah Tank Leopard yang berbobot 62 ton akan merusak jalan dan jembatan ditepis oleh Managing Director Rheinmetall Landsysteme, Harald Westerman. Dengan teknologi, beban Tank Leopard  yang 62 ton akan dibagi dalam banyak titik, sehingga beban per 1 cm persegi hanya 0,69 Kg.

"Beban ini lebih ringan dibanding beban sepatu hak tinggi yang dipakai seorang perempuan," kata Harald Westerman memberikan perbandingan serius terkait beban Tank Leopard. Penjelasan ini disampaikan Westerman seusai penyerahan simbolis Tank Leopard dan Marder tahap pertama di pabrik Rheinmetall, Unterluss, Jerman, Senin (23/6/2014) sore.

Pembagian beban Leopard yang hanya 0,69 kg per 1 cm persegi terjadi karena Leopard menggunakan roda rantai yang bisa membagi beban dalam banyak titik. Beban per cm persegi ini akan semakin berkurang tatkala Leopard dalam keadaan bergerak. Semakin Leopard bergerak lebih cepat, maka beban terhadap permukaan akan semakin kecil.

Karena itu, Westerman membantah keras anggapan bahwa Tank Leopard tidak cocok digunakan di Indonesia karena bisa merusak jalan raya dan jembatan sebagaimana yang disampaikan capres nomor 2 Joko Widodo  dalam debat Capres pada Minggu (22/6/2014). Menurut dia, Tank Leopard cocok digunakan di berbagai medan, termasuk di Indonesia. Tank Leopard tidak akan membuat jalan beraspal maupun tanah ambles. "Hanya di rawa saja Tank Leopard tidak bisa digunakan," kata dia.

detikcom bersama Dirut PT Pindad Sudirman Said mendapat kesempatan menjajal Tank Leopard di lahan uji coba di pabrik Rheinmetall sekitar 20 menit. Tank Leopard dipacu dengan kecepatan rendah kemudian meninggi sekitar 60 KM/jam di jalan berpaving blok, jalan tanah, jalan beraspal dan jalan berumput. Leopard juga bermanuver di jalan agak meninggi dan menurun. Di semua permukaan jalan itu, Leopard tidak merusak jalan berpaving blok dan aspal. Leopard juga tidak ambles di jalan tanah maupun jalan berumput.

Pemantauan detikcom, roda rantai Leopard juga dilapisi bantalan karet, sehingga yang bergesekan dengan permukaan jalan adalah bantalan karet, bukan baja. Bantalan karet di roda berantai ini juga yang mengakibatkan jalan permukaan keras aman-aman saja.

Sebelumnya Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Leopard merupakan tank berat yang sangat dibutuhkan dalam sistem pertahanan Indonesia. "Leopard sangat penting untuk operasi militer perang," kata Sjafrie.


Dia menjelaskan pengadaan alutsista yang diputuskan pemerintah sudah mempertimbangkan dua misi operasi TNI dalam pertahanan, yaitu operasi militer perang dan operasi militer nonperang. Pengadaan pesawat tempur F-16 untuk TNI AU dan kapal selam untuk TNI AL juga bertujuan untuk operasi militer perang. (Detik)

Hatta Rajasa

Hatta Rajasa beliau lahir di Palembang, Sumatera Selatan pada tanggal 18 Desember 1953. Kariernya dimulai dari seorang pengusaha yang kemudian memilih berkonsentrasi di dunia politik.

Pada tahun 1999, pria yang semasa muda pernah aktif di organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) itu lolos ke Senayan dan langsung menduduki jabatan Ketua Fraksi Reformasi DPR.

Karier Hatta Rajasa cukup gemilang. Baru dua tahun menjabat anggota DPR, lulusan perminyakan di Institut Tekonologi Bandung (ITB) itu dipercaya menjadi Menteri Riset dan Teknologi pada Kabinet Gotong Royong hingga 2004.

Pada tahun pertama pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla yang disebut Kabinet Indonesia Bersatu, Hatta diangkat menjadi Menteri Perhubungan.  Pada 2007-2009, SBY mengangkat Hatta sebagai Menteri Sekretariat Negara Kabinet Indonesia Bersatu. Kariernya di pemerintah terus menanjak. Pada tahun 2009, dia menjabat Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian).

Keputusan mengejutkan diambil Hatta pada Selasa 13 Mei 2014 lalu. Dia memutuskan mundur dari jabatan Menko Perekonomian karena ingin maju mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014. 
   
Sosok relijius dan pluralis ini dikenal sebagai pekerja keras. Hal itu tidak lepas dari pengalaman hidupnya yang terlahir dari keluarga sederhana. Bahkan sejak duduk di sekolah dasar, dia sudah tidak terlalu bergantung dengan keluarga.

Saat itu Hatta sudah dititipkan di rumah pamannya di Palembang. Sebab jarak sekolahnya lebih dekat bila dibandingkan dengan rumah orangtuannya.

Semasa kuliah di ITB, dia aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan dan diangkat sebagai wakil ketua Himpunan Mahasiswa Tehnik Perminyakan ITB dan Senator Mahasiswa ITB.

Dia juga dikenal sebagai sosok yang mampu menempatkan diri dengan memegang prinsip "the right man at the right place". Saat menjabat menteri, dia jarang berbicara politik. Untuk aktivitas politik, dilakukannya pada sabtu dan minggu dalam kapasitas sebagai fungsionaris partai.  

Hatta memiliki segudang penghargaan. Di antaranya penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana dari Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2013, Narasumber/Pejabat Yang Paling Mudah Dihubungi Wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia Jaya pada tahun 2013.‬

‪Kemudian, Economic Booster of The Year dari Indonesia Property&Bank pada tahun 2013, Reformasi Award dari Pro Democracy pada tahun 2013, Pemimpin Pembangunan Ekonomi Nasional dari Persatuan Wartawan Indonesia Cabang Jawa Timur di tahun 2013, The Rising Stars’s Men Obsession’s 9 Young Leaders 2013-2014 dari Men Obsession’s.‬

‪Lalu, Gwanghwa Medal dari The First Rank of the Order Of Diplomatic Service Merit, Republic of Korea Jakarta pada tahun 2012, Pemimpin Perubahan 2011 dari Republika, Public Policy Award dari Asia Society pada tahun 2011, Ganesha Prajamanggala Bakti Kencana dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2011, Charta Politica Award di tahun 2010 serta Ganesha Prajamanggala Bakti Adiutama dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2009 yang lalu.‬

Saat ini Hatta Rajasa telah resmi menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.  Pasangan ini diusung oleh Koalisi Merah Putih yang beranggotakan Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Golkar, Partai Bulan Bintang.

Prabowo Subianto


Pada postingan kali ini saya akan posting Profil Capres Prabowo Subianto yang memiliki No Urut 1 di Pemilu 2014 Memiliki nama lengkap Prabowo Subianto Djojohadikusumo, tempat dan tanggal lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951, umur 62 tahun. Dia merupakan seorang Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) dan mantan Danjen Kopassus. Prabowo Subianto merupakan putra dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo, ekonom Indonesia dan Dora Marie Sigar, atau lebih dikenal dengan nama Dora Soemitro.


Dia cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) dan Ketua Dewan Pertaimbangan Agung (DPA) pertama.



Prabowo Subianto memiliki dua kakak perempuan, Bintianingsih dan Mayrani Ekowati, serta satu orang adik, Hashim Djojohadikusumo. Saat ini, Hashim dikenal sebagai seorang pengusaha handal, dengan bisnis di puluhan negara termasuk Kanada, Rusia dan Indonesia.



Sedangkan karier militer Prabowo Subianto dimulai tahun 1970, dengan mendaftar di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Dia lulus tahun 1974, satu tahun setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lulus.



Tahun 1976 Prabowo Subianto bertugas sebagai Komandan Peleton Grup I Para Komando Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) sebagai bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur, saat itu dia berumur 26 tahun dan merupakan komandan termuda dalam operasi Tim Nanggala.



Tahun 1983, Prabowo Subianto dipercaya sebagai Wakil Komandan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor) Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Setelah menyelesaikan pelatihan Special Forces Officer Course di Fort Benning, Amerika Serikat, Prabowo Subianto diberi tanggung jawab sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara.



Akhir 1992, Xanana Gusmao berhasil ditangkap dalam operasi yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Prabowo Subianto. Informasi mengenai keberadaan Xanana Gusmao diperoleh dari sadapan telepon Ramos Horta di pengasingan. 



Pada 1995, dia sudah mencapai jabatan Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dan hanya dalam setahun sudah menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.



Salah satu pencapaian Prabowo Subianto adalah, penyelamatan Mapenduma 1996, saat menjadi pimpinan Kopassus, Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma. Saat itu, 12 peneliti disekap oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).



Operasi ini berhasil menyelamatkan nyawa 10 dari 12 peneliti Ekspedisi Lorentz '95 yang disekap oleh OPM. Lima orang yang disandera adalah peneliti biologi asal Indonesia, sedangkan tujuh sandera lainnya adalah peneliti dari Inggris, Belanda dan Jerman.



Pada 26 April 1997, Tim Nasional Indonesia ke Puncak Gunung Everest berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak tertinggi dunia setelah mendaki melalui jalur selatan Nepal. Tim ini terdiri dari anggota Kopassus, Wanadri, FPTI, dan Mapala UI ini diprakarsai oleh Komandan Jenderal Kopassus Mayor Jenderal TNI Prabowo Subianto.



Kemudian Prabowo Subianto dipromosikan menjadi Panglima Kostrad (Pangkostrad) dengan pangkat Letnan Jenderal. Namun, baru dua bulan menjabat, ia diberhentikan pada Mei 1998 oleh Presiden BJ Habibie. Setelah diberhentikan itu, karier militer Prabowo Subianto bisa dianggap berakhir.



Kandas di dunia militer, justru karier Prabowo Subianto cemerlang di sejumlah organisasi. Di antaranya Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), merupakan organisasi sosial di Indonesia, yang didirikan pada 27 April 1973 di Jakarta. 



Sebanyak 14 organisasi pertanian tergabung di dalamnya. Pada 5 Desember 2004, Prabowo terpilih sebagai Ketua Umum HKTI, mengalahkan Setiawan Djodi dan Ja'far Hafsah.



Pada Musyawarah Nasional (Munas) HKTI ke-7, Prabowo kembali terpilih sebagai Ketua Umum 2010-2015 secara aklamasi. 32 dari 33 Dewan Pimpinan Daerah menerima laporan pertanggungjawaban Prabowo dan meminta agar Prabowo kembali memimpin HKTI.



Kemudian Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Pada 6 Agustus 2008, Munas APPSI secara aklamasi memilih Prabowo sebagai ketua umum APPSI untuk periode 2008-2013.



Prabowo Subianto terpilih setelah mendapat dukungan dari 29 Dewan Pimpinan Wilayah tingkat provinsi dan 199 Dewan Pimpinan Daerah tingkat kabupaten.



Tak hanya itu, Prabowo Subianto juga memimpin Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Prabowo pertama kali terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IPSI tahun 2004. Pada SEA Games 2011 di Jakarta, cabang olahraga pencak silat berhasil mendapatkan juara umum dengan menyabet sembilan dari 18 nomor yang dipertandingkan.



Dalam kancah politik, Prabowo Subianto mengawali karier politiknya bersama Partai Golkar. Pada 2004, dia mencalonkan diri sebagai capres dari Golkar, lewat Konvesi Capres Golkar 2004. Pada konvensi ini, beberapa pentolan Golkar ikut serta. Seperti Wiranto, Akbar Tandjung, Surya Paloh, Aburizal Bakrie dan Prabowo Subianto.



Karena pada tahap pertama tidak ada satu calon yang meraih suara 50 persen lebih, maka dilakukanlah konvensi tahap kedua dengan meloloskan Wiranto dan Akbar Tandjung. Sementara itu, tiga calon lainnya tersingkir pada tahap pertama, termasuk Prabowo Subianto



Tenggelam dalam partai berlambang pohon beringin ini, Prabowo Subianto memilih keluar dari Golkar. Posisi terakhirnya sebagai Anggota Dewan Penasihat Partai Golkar. Kemudian dia menjadi pengusaha.



Prabowo Subianto kembali aktif di politik dengan mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Lewat kendaraan politiknya itu, Prabowo Subianto mencalonkan diri sebagai wapres mendampingi Capres Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2009.



Namun tak sesuai yang diharapkan, pasangan ini tak berhasil menang di Pilpres 2009 dan hanya meraih sekitar 26,79 persen. Pada Pilpres 2014 ini, Prabowo Subianto kembali maju dan berpasangan dengan Hatta Rajasa.



Dalam pertarungan Pilpres 2014, Prabowo Subianto memiliki gaya unik yang bisa diingat dengan mudah. Dia selalu mengenakan baju safari warna krem, dengan kedua kantong saku di kedua sisi dadanya.



Ciri khas ini membuat kita teringat dengan sosok dan gaya Presiden Soekarno. Gaya pakaian Prabowo Subianto ini, rupanya menginspirasi Hatta untuk mengenakan gaya yang sama dengan Prabowo Subianto


Sosial Media :
https://twitter.com/Prabowo08

Pasangan ini didukung oleh Partai Gerindra sebagai poros utama, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, dan Partai Bulan Bintang (PBB). Koalisi ini dinamakan Koalisi Merah Putih.

Sumber : pemilu.sindonews.com
               jayabhaya.com

Jusuf Kalla

Jusuf Kalla lahir di Watampone, 15 Mei 1942 merupakan anak kedua dari 17 bersaudara. Semasa muda, Kalla banyak menghabiskan waktu untuk berorganisasi kepemudaan. Pengalaman berkecimpung dengan organisasi berhasil mengantarkan Kalla untuk menjadi orang kedua di Indonesia pada tahun 2004-2009.

Awal nama Kalla dikenal pada tahun 1968, saat dirinya menjadi CEO NV Hadji Kalla. Di bawah kepemimpinan Kalla, perusahaan NV Hadji Kalla berkembang kian pesat. Dari semula hanya sekedar bisnis ekspor-impor menjadi meluas ke bidang perhotelan, konstruksi penjualan kendaraan, kelapa sawit, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, dan telekomunikasi.

Karir politiknya bermula saat dirinya menjabat sebagai ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) cabang Sulawesi Selatan pada tahun 1960-1964. Berlanjut menjadi ketua HMI cabang Makassar pada tahun 1965-1966. Tak puas sampai di sana, pada tahun 1967-1969 Kalla menjadi ketua Dewan Mahasiswa Universitas Hasanudin dilanjutkan sebagai ketua Dewan Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) pada tahun 1967-1969.

Bakat dagang yang diturunkan oleh sang ayah rupanya tak menguap sia-sia. Sebelum terjun di dunia politik, Kalla sempat menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda). Anak dari pasangan H. Kalla dan Athirrah ini dulunya dikenal sebagai pengusaha muda dari perusahaan milik keluarga bendera Kalla Group.

Pada tahun 1965, setelah pembentukan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar), Kalla terpilih menjadi ketua Pemuda Sekber Golkar Sulawesi Selatan dan Tenggara (1965-1968). Di tahun yang sama, saat Kalla tengah menyelesaikan tugas akhir, dirinya terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 1965-1968. Karir politik Kalla seketika melesat saat dirinya terpilih menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1982-1987 mewakili Golkar dan pada tahun 1997-1999 mewakili daerah.

Sebelum terpilih menjadi ketua umum partai Golkar pada tahun 2004, Kalla sempat terpilih menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid selama enam bulan (1999-2000).  Pada masa kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri, Kalla kembali diangkat menjadi menteri. Kali ini sebagai Menteri Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia (Menko Kesra), di tengah jalan Kalla mengundurkan diri karena berniat maju mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kemenangan telak membuat pasangan SBY-JK melenggang menuju istana negara untuk disahkan sebagai presiden dan wakil presiden periode 2004-2009. Dengan terpilihnya presiden dan wakil presiden baru tersebut merupakan pasangan hasil pemilihan pertama langsung dari rakyat Indonesia.

Selepas jabatan sebagai wakil presiden pada tahun 2009, suami dari Mufidah Jusuf dan ayah dari lima orang anak serta sembilan cucu ini menjabat sebagai ketua Palang Merah Indonesia periode 2009-2014.

Pada bulan September 2011, Kalla mendapatkan gelar Doctoral Causa keempatnya dari Universitas Hasanudin Makasar bidang perekonomian dan politik. Saat ditanya komentarnya, dirinya berpesan bahwa, jangan pernah memberikan jualan politik yang berisi janji-janji, tetapi bagaimana masyarakat adil dan sejahtera terwujud. Pemimpin yang membina kemakmuran tanpa  pemerataan adalah masalah besar. Keadilan boleh susah, tetapi harus susah bersama. Maju dan sejahtera pun harus bersama.

Selain itu, pada Desember 2011 Kalla berhasil mendapatkan penghargaan BudAi (Budaya Akademik Islami) dari Universitas Islam Sultan Agung Semarang dan Penghargaan Tokoh Perdamaian dalam Forum Pemuda Dunia untuk Perdamaian di Maluku, Ambon, 2011.

Penghargaan lain diberikan kepada Kalla yakni penghargaan Dwidjosowojo Award dari Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 pada bulan Januari 2012 dan penghargaan The Most Inspiring Person pada bulan dan tahun yang sama disematkan atas prestasi yang telah diukir. Penghargaan tersebut diberikan oleh Men's Obsession, majalah prestasi dan gaya hidup.

Kini, di tengah kesibukannya sebagai ketua umum Palang Merah Indonesia, Kalla masih menyempatkan waktu untuk bermain dengan cucu-cucu kesayangannya. Dia juga terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) dalam Muktamar VI DMI untuk periode 2012-2017.
Gubernur DKI Jakarta 2012 sd sekarang.

Joko Widodo

Ir. H. Joko Widodo (lahir di Surakarta, 21 Juni 1961; umur 52 tahun), atau yang lebih akrab dipanggil Jokowi, adalah Gubernur DKI Jakarta terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2012. Ia merupakan Gubernur ke-17 yang memimpin Ibukota Indonesia.

Sebelumnya, Jokowi menjabat Walikota Surakarta (Solo) selama dua periode, 2005-2010 dan 2010-2015, namun baru 2 tahun menjalani periode keduanya, ia mendapat amanat dari warga Jakarta untuk memimpin Ibukota Negara. Dalam masa jabatannya di Solo, ia didampingi F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil walikota. Ia dicalonkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.


Masa kecil Jokowi
Joko Widodo lahir dari pasangan Bpk. Noto Mihardjo dan Ibu Sujiatmi Notomiharjo. Dengan kesulitan hidup yang dialami, ia terpaksa berdagang, mengojek payung, dan jadi kuli panggul untuk mencari sendiri keperluan sekolah dan uang jajan. Saat anak-anak lain ke sekolah dengan sepeda, ia memilih untuk tetap berjalan kaki. Mewarisi keahlian bertukang kayu dari ayahnya, ia mulai pekerjaan menggergaji di umur 12 tahun. Penggusuran yang dialaminya sebanyak tiga kali di masa kecil mempengaruhi cara berpikirnya dan kepemimpinannya kelak setelah menjadi Walikota Surakarta saat harus menertibkan pemukiman warga.

Masa kuliah dan Berwirausaha

Dengan performa akademis yang dimiliki, ia diterima di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, dan teknologinya.

Selepas kuliah, Jokowi bekerja di BUMN, namun tak lama memutuskan keluar dan memulai usaha dengan menjaminkan rumah kecil satu-satunya, dan akhirnya berkembang sehingga membawanya bertemu Micl Romaknan, yang akhirnya memberinya panggilan yang populer hingga kini, Jokowi. Dengan kejujuran dan kerja kerasnya, ia mendapat kepercayaan dan bisa berkeliling Eropa yang membuka matanya. Pengaturan kota yang baik di Eropa menjadi inspirasinya untuk diterapkan di Solo dan menginspirasinya untuk memasuki dunia politik. Ia ingin menerapkan kepemimpinan manusiawi dan mewujudkan kota yang bersahabat untuk penghuninya.

Karier Politik Jokowi Sebagai Walikota Surakarta
Dengan berbagai pengalaman di masa muda, Jokowi mengembangkan Solo yang buruk penataannya dan berbagai penolakan masyarakat untuk ditertibkan. Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan dan menjadi kajian di Universitas Luar Negeri.

Pendidikan
SDSDN 111 Tirtoyoso Solo
SMP Negeri 1 Surakarta
SMA Negeri 6 Surakarta
Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada Lulusan 1985

Karir
Pendiri Koperasi Pengembangan Industri Kecil Solo (1990)
Ketua Bidang Pertambangan & Energi Kamar Dagang dan Industri Surakarta (1992-1996)
Ketua Asosiasi Permebelan dan Industri Kerajinan Indonesia Surakarta (2002-2007)
Walikota Surakarta (2005-2012)
Pengusaha Mebel dan Pertamanan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Site Map