Jenis Peluru Senapan Angin

Senapan angin umumnya menggunakan peluru dengan diameter 4,5millimeter dan berbentuk padat dengan bahan baku logam atau timbal. Peluru bisa  disebut juga Proyektil peluru, mata peluru, atau anak peluru ( *peluru atau pelor dari bahasa Portugis: pelouro atau pellouro ) merupakan proyektil padat yang ditembakkan dari jenis senjata api atau bisa juga senapan angin, terbuat dari logam, umumnya dari bahan timbal. Dari sekian banyak jenis peluru dewasa ini namun sekiranya berikut ini saja yang saya sampaikan di website ini dengan pertimbangan jenis ini adalah yang paling umum dan penting untuk dipakai dalam perburuan menggunakan senapan angin baik itu untuk jarak dekat, menengah maupun jauh.

1. Sharp point 
Peluru senapan angin yang berjenis sharp point ini berbentuk ujung lancip dan karena bentuknya yang demikian memiliki keakuratan menembak lumayan jauh karena relatif tidak terhambat oleh angin

2. Dome point
Jenis peluru yang berbentuk kepala bulat biaa untuk obyek jarak menengah dan peluru ini dapat menimbulkan luka yang lumayan lebarJ

3. Flat point
peluru senapan ini berbentuk kepala rata dan biasa dipakai untuk perlombaan yang biasanya target menggunakan bahan kertas sehingga memudahkan dalam penilaian, bagus untuk tembakan pada obyek jarak dekat dan bisa mengakibatkan luka besar pada obyek. untuk jarak jauh peluu jenis ini akan kurang cocok karena akan terhambat oleh angin

4. Hollow point
Peluru ini berbentuk kepala yang berlubang bagus untuk jarak dekat dan sangat mematikan karena dapat menebabkan luka lebih lebar dari peluru jenis lain.

Memasang Indikator MT4 Versi Baru

Bagi anda yang suka meluangkan waktu untuk trading forex diinternet terutama yang baru belajar mengenal forex trading mari kita belajar bersama, platfom dasar kita di trading forex salah satunya adalah Meta Trader 4 disingkat MT4 bagi yang trading forex pastilah mengenal ini dan suka mengutak atiknya terutama bongkar pasang indikatornya. yang perlu kita simak disini adalah dalam memasang indikator maupun templat di MT4 tidak lagi seperti versi dulu dimana kita tinggal copy kan di folder Indicator maupun Templat lagi, tapi ada cara lai karena cara lama itu sudah tidak berfungsi lagi... Nah cara baru itu ialah kita harus mengcopy indikator atu templat itu melalui MySQL di MT4 kesayangan kita

Site Map

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...