A

A

Distribusi Listrik


Lifestyle And Business. Distribusi Listrik dua kata yang saat ini terasa tumbuh dalam pikiran saya apa lagi setiap dalam perjalanan selalu ditepi jalan ditumbuhi tiang tiang kabel PLN  tiang Distribusi listrik, maka sebagai pengobat penasaran saya tentang distribusi listrik maka saya cari informasi di internet dan ternyata distribusi listrik itu tak semudah seperti yang saya bayangkan selama ini. Distribusi Listrik itu sangat rumit dan ada berbagai peralatan dan fasilitas yang harus digunakan, demikian kesimpulan dari percarian saya tentang Distribusi Listrik dari berbagai sumber.

Distribusi Listrik diawali dari adanya pembangkin pembangkit tenaga listrik yang jaraknya bisa puluhan hingga ratusan dari perkotaan, setiap pembangkit listrik menghasilkan kurang lebih 24KV tegangan, nah agar listrik dari pembangkit ini dapat sampai ke tujuan yang bisa berpuluh puluh bahkan ratusan kilo meter maka diperlukan pendistribusian listrik, dan agar daya yang didapatkan sesuai keinginan maka tegangan harus dinaikkan saat pendistribusiannya melalui Saluran Udara Tegangan Exstra Tinggi (SUTET) yaitu dijadikan 500Kvolt, karena bila dalam jarak yang jauh listrik hanya tetap dengan tegangan misal 20Kv maka sampai di tujuan tegangan itu sudah habis dalam perjalanan misal daya awal 1000wat maka sampai tujuan bisa tinggal saja.

Di indonesia baru Listrik Jawa-Bali saja yang sudah menggunakan SUTET 500Kvolt ini sedangkan di USA sana tegangan nya 600Kvolt, untuk china sama dengan kita 500Kvolt sedangkan untuk luar jawa DistribusiListrik menggunakan tegagangan 150Kvolt atau bahkan 70Kvolt saja.
                                            

Setelah sampai tujuan Listrik yang bertegangan 500Kvolt ini harus diturunkan agar sampai di tempat tujuan tinggal 20Kvolt, tentunya tidak bisa langsung dari 500Kvolt diturunkan Ke 20Kvolt harus bertahap, misal dari 500Kvolt ke 150Kvolt dulu, dan untuk ini maka di perlukanlah Gardu Induk Tegangan Exstra Tinggi (GITET) yang didalamnya Terdapat Trafo (Interbus Transformer) yang beratnya sih bisa 160ton dengan harga bisa sampai 200Milyar, setelah itu tegangan 150KV ini baru dirubah ke tegangan menengah 20KV di Gardi Induk (GI) terus melalui kabel kabel tegangan itu masuk ke Kota Tujuan melalui tepi tepi jalan raya seperti yang sering kita lihat, setelah sampai di pemakai tegangan Menengah tersebut diturunkan menjadi tegangan Rendah lagi dengan sebuah Trafo Menjadi 220Volt.
Di tiang distribusi Listrik di kota kota atau juga di desa biasanya kabel atas untuk tegangan menengah 20KV sedang yang paling bawah untuk tegangan rendah 220V tentu setelah keluar dari trafo tadi.
Jangan Lupa Kunjungi Juga Link Dibawah ini :

                 Setiyono

                Profitclicking


                Bisnis Pulsa Gratis Daftar

                Selamat Tahun Baru 2013     

               Jayabhaya

               Menghilangkan Tanda Silang Pada baterai Laptop

              Alexa Internet

              Oktafx Broker Spread Rendah
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
FasaPay Online Payment System

Site Map